Showing posts with label PMRI. Show all posts
Showing posts with label PMRI. Show all posts

Friday, 14 June 2013

Sistem Persamaan Linear (Peer Teaching)

Revisi peer teaching mata kuliah PMRI

 
Readmore → Sistem Persamaan Linear (Peer Teaching)

Saturday, 11 May 2013

The Summary of Learning Innovation

Dalam pembelajaran matematika selama ini, dunia nyata hanya dijadikan tempat mengaplikasikan konsep. Siswa mengalami kesulitan matematika di kelas. Akibatnya, siswa kurang menghayati atau memahami konsep-konsep matematika, dan siswa juga mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pendekatan PMRI, pembelajaran matematika lebih memusatkan kegiatan belajar pada siswa dan lingkungan serta bahan ajar yang disusun sedemikian sehingga siswa lebih aktif mengkonstruksi atau membangun sendiri pengetahuan yang akan diperolehnya.
Dari hasil PISA 2009 menunjukkan bahwa hampir siswa Indonesia hanya mampu memahami matematika dan ilmu pengetahuan sampai tingkat 3, sedangkan negara-negara lain dapat mencapai tingkat 5 dan 6, karena bahan-bahan dan proses belajar mahasiswa Indonesia di sekolah berbeda dengan negara-negara maju (OECD), dan dari hasil TIMSS matematika kelas 8 bahwa lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai tingkat menengah sementara hampir 50% siswa Taiwan mampu mencapai tingkat tinggi dan maju. Dengan informasi ini, materi yang diajarkan di Indonesia tidak sama dengan bahan yang dievaluasi dengan menggunakan standar internasional.  Hal inilah yang menjadi tantangan bagi Indonesia. Untuk itu diperlukan semacam upaya inovasi pembelajaran sehingga pembelajaran matematika dapat berlangsung semenarik mungkin dan menjadikan siswa memahami materi yang diajarkan seutuhnya. Salah satu pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran realistik, dimana guru mengajak peserta didik untuk berhadapan dengan hal hal yang bersifat real atau nyata dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada pada matematika dan melatih siswa menyusun sendiri matematika formalnya.

PMRI merupakan Inovasi pembelajaran di Indonesia, dimana PMRI lebih fokus pada aktivitas siswa, penggunaan konteks, penggunaan model, saling terjalin di antara helai (integrated), interaktivitas dan kontribusi siswa, serta penggunaan ICT sehingga dapat menciptakan matematika agar lebih menarik, lebih relevan dan bermakna terhadap kehidupan.
Readmore → The Summary of Learning Innovation

Wednesday, 27 February 2013

PMRI

Pendidikan matematika realistik adalah teori dalam pendidikan matematika yang awalnya dikembangkan di Belanda. Ini menekankan gagasan bahwa matematika adalah aktivitas manusia dan matematika harus dihubungkan ke realitas, nyata bagi peserta didik menggunakan konteks dunia nyata sebagai sebuah sumber pengembangan konsep dan sebagai aplikasi daerah, melalui proses mathematization horizontal dan vertikal.
Pendidikan matematika realistik memiliki lima karakteristik, yaitu: 1) Menggunakan konteks kehidupan nyata sebagai titik awal untuk pembelajaran, 2) Menggunakan model sebagai jembatan antara abstrak dan nyata, yang membantu peserta didik belajar matematika di berbagai tingkat abstraksi, 3) Menggunakan produksi atau strategi siswa sendiri sebagai hasil dari yang mereka lakukan, 4) Interaksi adalah penting untuk pembelajaran matematika antara guru dan siswa, siswa dan siswa, 5) Koneksi ke antara helai, dengan disiplin lain, dan permasalahan yang bermakna dalam dunia nyata.
Pendekatan realistik mirip dengan pendekatan sosio-konstruktivis, kecuali dalam sosio-konstruktivis tidak menghasilkan heuristik yang dapat mengarahkan pengembangan berbagai aktivitas pengajaran bagi para siswa. Dengan kata lain, dalam pendekatan sosio- konstruktivis, guru tidak menggunakan heuristik, metode pemecahan masalah dengan cara belajar dari pengalaman masa lalu dan menyelidiki cara-cara praktis untuk menemukan solusi. Dalam RME, ini dikenal sebagai penemuan kembali secara terbimbing.
Pelajaran matematika yang akan dirancang harus mewakili semua karakteristik RME terutama dalam materi, aktivitas, dan bagian penilaian dari rencana pelajaran. Cara menanamkan karakteristik ini ke dalam komponen-komponen rencana pembelajaran dapat dilihat dalam ringkasan bagian sebelumnya dan contoh RPP lengkap yang dirancang berdasarkan pendekatan realistik dapat dilihat dalam lampiran.
Readmore → PMRI

Wednesday, 20 February 2013

Apa, Mengapa, dan Bagaimana PMRI?

Apa PMRI?
PMRI merupakan suatu gerakan untuk mereformasi pendidikan matematika di Indonesia. Jadi bukan hanya suatu metode pembelajaran matematika, tapi juga suatu usaha melakukan transformasi sosial (Sembiring, 2007).

Mengapa PMRI?
Dengan penerapan karakteristik PMRI yaitu uses of context, uses of models, kontribusi siswa, intertwining, dan interaktifitas maka akan mempermudah siswa memperoleh suatu pemahaman dengan membangun sendiri pemikirannya.  Dengan demikian siswa dapat menyimpulkan sendiri dan menemukan sendiri rumus-rumus yang akan mereka gunakan tanpa harus menghafal rumus-rumus itu. Selain itu, PMRI digunakan oleh para guru matematika dalam mengembangkan kemampuan siswa berpikir, bernalar, komunikasi, dan pemecahan masalah baik dalam pelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari. 

Bagaimana Perkembangan PMRI di Indonesia? 
Selama sepuluh tahun diseminasi, PMRI di Indonesia telah banyak keberhasilan yang dicapai. Keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat pada perubahan cara pandang guru tentang pembelajaran matematika yang efektif, tetapi juga pada persepsi siswa tentang pelajaran matematika. Selama ini matematika dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan. Sejak penerapan PMRI, siswa merasakan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan. Dan yang lebih penting, terjadi peningkatan prestasi belajar matematika.
Readmore → Apa, Mengapa, dan Bagaimana PMRI?